Pengembangan Kurikulum

YPI  AI-Azhar  mengembangkan  Kurikulum  Tingkat  Satuan Pendidikan  dalam  konteks  Kurikulum  Pengembangan Pribadi Muslim, yaitu:

  1. Kurikulum  yang  dikembangkan  berlandaskan   Kurikulum yang tertulis yang diberlakukan oleh Departemen Pendidikan Nasional.
  2. Kurikulum yang dilaksanakan dalam keglatan pembelajaran (Actual  curriculum)  merupakan  kurikulum  tertulis  yang dilntegrasikan dalam penanaman keimanan dan ketakwaan.
  3. Dalam    mengembangkan   Actual   Curriculum    tersebut berpatokan pada dua aspek, yaitu:
  • Aspek konten dalam arti penjabaran kurikulum dikaitkan dengan akidah Islam yang tersurat dalam AI-Qur’an dan Hadits.
  • Aspek  konteks  dalam  arti  mengembangkan  nilal-nilal Islami  dalam  pembelajaran,  sehingga  pengintegrasian nilai-nilai tersebut merupakan kurikulum yang tersembunyi (hidden curriculum). Pengembangan konteks selain  terkait  dengan   pertlaku   Islami,  tetapl  juga menciptakan suasana atau nuansa Islami di lingkungan siswa (kelas, sekolah, dan keluarga).

Ketentuan Kelas I dan II

  1. Pendekatan tematik digunakan dalam kegiatan  pembelajaran untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna
  2. Guru kelas, guru asisten serta guru bidang studi bekerjasama dalam menyampaikan materi pembelajaran dan mewujudkan suasana kelas yang kondusif dan dinamis
  3. Pemilihan tema-tema untuk kegiatan pembelajaran dilakukan secara bervariasi
  4. Mata   pelajaran   Bahasa   Indonesia   menekankan   pada  aspek kemampuan mebaca dan menulis permulaan
  5. Mata pelajaran Matematika menekankan pada aspek kemampuan berhitung
  6. Penekanaft mata  pelajaran  Keseman  pada  musik dan  menyanyi dengan menggunakan alat yang sesuai
  7. Penekanan  mata  pelajaran  Ketrampilan  yaitu  pada  kemampuan menggambar, menganyam. membuat mozaik dan membuat model
  8. Penekanan  Pendidikan  Jasmani  pada  kebugaran  tubuh  (physical fitness)
  9. Pembelajaran  menekankan  pada  pembelajaran  beraktivitas  dan menyenangkan
  10. Program  kegiatan  belajar dalam  rangka  pembentukan  akhiakul karimah terwujud dalam kehidupan sehari-hari
  11. Bahasa  Inggris  diberikan/  digunakan  secara  sederhana  dalam kegiatan belajar mengajar

Ketentuan Kelas III

  1. Pendekatan tematik dikembangkan oleh guru kelas/ pamong melalui mata pelajaran Bahasa Indonesia, llmu Pengetahuan Sosial dan Pendidikan Ketrampilan
  2. Pendekatan mata pelajaran tunggal dilaksanakan oleh guru bidang studi melalui mata pelajaran Pendidikan Agama, Al-Qur’an, Sains, Matematika, Penjas, dan Bahasa Inggris
  3. Penekanan mata pelajaran Agama Islam dan AI-Qur’an pada aspek penerapan akhiakul karimah, ketrampilan beribadah dan ketrampilan membaca AI-Qur’an
  4. Mata  pelajaran  bahasa  Indonesia  menekankan  pada  kemampuan membaca, menulis, mendengarkan dan berbicara
  5. Penekanan   mata   pelajaran   Matematika   pada   aspek   aplikasi kemampuan berhitung
  6. Penekanan pelajaran Sains pada aspek kerja dan sikap itmiah serta penguasaan konsep
  7. Penekanan   pelajaran   llmu   Pengetahuan   Sosial   pada   aspek  ketrampilan sosial dan penguasaan konsep llmu Pengetahuan Sosial
  8. Penekanan pelajaran Kesenian pada musik dan menyanyi dengan menggunakan alat yang sesuai
  9. Bahasa Inggris diberikan secara sederhana sebagai bahasa sehari- hari disamping Bahasa Indonesia
  10. Demi terwujudnya visi dan misi AI-Azhar maka seluruh guru memiliki kewajiban yang sama dalam memberikan teladan serta membina akhlaqul karimah bagi murid-murid

Kecentuan Kelas IV, V, dan VI

  1. Kelas  IV, V, VI menggunakan  pendekatan  mata  pelajaran  tunggal sesuai dengan jenis mata pelajaran dalam struktur kurikulum dan dilaksanakan oleh guru bidang studi (guru yang ahli pada matapelajaran tersebut)
  2. Guru Pamong / Guru Kelas bertugas untuk merencanakan pembelajaran, menjaga ketertiban dan kelancaran proses KBM, melakukan penguatan pada pembuka dan penutup pelajaran satu hari, mendampingi guru bidang studi ketika menyampaikan pelajaran, melakukan pemetaan kemampuan murid, melakukan observasi, mengumpulkan dan menganalisa data penilaian/ assessment, membuat portofolio, progress report dan mengisi buku raport
  3. Penekanan mata pelajaran Agama Islam dan Af-Qur’an pada aspek penerapan keimanan, akhlaq karimah,ketrampilan beribadah dan ketrampilan membaca AI-Qur’an
  4. Penekanan  mata  pelajaran  Bahasa  Indonesia  pada  kemampuan memahami   bacaan, kemampuan   berbicara   (presentasi, mengutarakan  suatu  ide  secara   lisan)  dan  kemampuan mendengarkan dalam arti kemampuan menyerap atau memahami suatu penjelasan yang disampikan orang lain
  5. Penekanan mata pelajaran Matematika pada aspek berhitung (aritmatika) penalaran, komunikasi dan pemecahan masalah dalam artj mampu mengerjakan soal-soal cerita
  6. Penekanan  mata  pelajaran  llmu  Pengetahuan  Sosial  pada aspek penguasaan  konsep  dan  penerapan  dalam  arti  mampu menyelesaikan permasalahan yang terkait dalam kehidupan sehari- hari terintegrasi dengan mata petajaran lain
  7. Penekanan mata pelajaran Sains pada sspek pemahaman konsep, penerapan konsep dan pengembangan sikap ilmiah dan kinerja ilmiah
  8. Penekanan mata pelajaran   Kesenian  pada aspek  musik   dan menyanyi degan menggunakan alat yang sesuai