Peran Orang Tua Dalam Pembelajaran

Filosofi keterlibatan orang tua murid dalam pembelajaran, tidak lepas dari besarnya ketergantungan  anak-anak terhadap orang tuariya, “Kepribadian murid atau pendidikan kepribadian sekarang ini terpecah. Pada satu sisi, pendidikan itu berlangsung di rumah … pada sisi lainnya di sekolah… tidak ada kesatuan konsep”. (Dr. Maria Montessori.  The Absorbent Mind).

Anak-anak tergantung kepada orang tuanya karena beberapa hal, antara lain:

  1. kondisi fisik anak, seperti maKanan, tempat berlindung, pakaian, dan kesehatan
  2. kondisi emosional mereka, seperti kasih sayang, dukungan lembut dari seseorang yang konsisten, dan perhatian terus menerus
  3. kondisi  perkembangan  mereka,  seperti  komunikasi,  kesempatan untuk merangkak, berjalan, berlari, bermain dengan orang tua, dan hal-hal baru lain yang dapat dijadikan sebuah cerita.

Orang tua merupakan pengaruh terbesar bagi anak-anak, mereka adalah pendidik utama. Orang tua selalu menginginkan yang terbaik bagi anak- anaknya. menginginkan anak-anaknya sukses, menjadi anak yang shaleh, serta menjadi warga masyarakat yang produktif. Oleh karena itu, keluarga harus dipandang sebagai mitra yang memiliki peranan penting bagi proses pendidikan anak, harus dilibatkan dalam memberikan pengalaman belajar.

Komunikasi yang baik antara guru dan orang tua merupakan komponen yang penting dalam menunjang keberhasilan proses belajar. Keuntungan peran orang tua bagi anak antara lain:

  1. Meningkatkan konsep diri yang positif, karena anak dapat menunjukkan keberadaan orang tuanya dihadapan guru dan teman-temannya
  2. Anak akan memperoleh po!a didik yang berimbang ketika di sekolah dan di rumah
  3. Perkembangan anak dapat terpantau dengan baik oleh guru maupun orang tua, sehingga dapat dikembangkan seoptimal mungkin

Bentuk ketertibatan omng tua murid dalam proses pembelajaran di rumah antara lain berupa:

  1. secara terus menerus mengamati dan melaporkan kegiatan tadarus dan shalat wajib yang dilakukan di rumah
  2. menerapkan living values dalam kehidupan sehari-hari
  3. mengitorti perkembangan belajar anak dengan selalu berfanya dalam menyelesaikan tugas tentang aktivitas belajar sekolah hari ini atau mendampingi di rumah
  4. menandatangani agenda mund, tugas, dan PR yang disetesaikan di rumah
  5. menyediakan sumber belajar yang memadai bagi anak
  6. menyediakan ruang/ tempat belajar yang representatif
  7. mengarsipkan setiap lembar hasil fomiatrf, hasil karya, surat-surat dan sekolah, dan dokumen lain untuk memudahkan mengikuti informasi kegiatan sekolah
  8. memastikan diri memiliki nomor telepon sekolah. wali kelas, guru khusus, dan nomor telepon lain yang bermanfaat untuk kecepatan komunikasi tentang kegiatan sekolah